Jelang Peringatan 110 Tahun, Thawalib Silaturahmi dengan Perguruan Tinggi

PADANGPANJANG, THAWALIBPADANGPANJANG.SCH.ID – Menjelang pelaksanaan acara peringatan 110 tahun Perguruan Thawalib Padang Panjang yang dilaksanakan pada Minggu 30 Mei, jajaran pengurus yayasan melakukan silaturahmi ke sejumlah rektor Perguruan Tinggi di Sumatera Barat. Silaturahmi tersebut untuk membangun ikatan dan hubungan antara Perguruan Thawalib dan berbagai perguruan tinggi.

Senin 24 Mei 2021 Ketua Umum Yayasan Thawalib Abrar, M.Ag, bersilaturahmi dengan Rektor Universitas Andalas (Unand) Padang, Prof. Dr. Yuliandri,SH,MH, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Prof.Dr. Eka Putra Wirman,MA.

Menurut Abrar, langkah membangun silaturahmi antar lembaga pendidikan merupakan suatu bentuk membangun sinergisitas serta memupuk tali silaturahmi. “Yayasan Thawalib berkomitmen untuk membangun silaturahmi dengan berbagai lembaga pendidikan, termasuk perguruan tinggi,” ujarnya.

Membangun silaturahmi dengan perguruan tinggi, terutama yang ada di Sumatera Barat, kata Abrar, karena sama sama lembaga pendidikan yan memiliki tujuan yang sama dalam mencerdaskan masyarakat. Kemudian, merupakan lembaga pendidikan aset bagi daerah Sumatera Barat.

“Tentu langkah strategis dengan adanya silaturrami serta terbangunnya hubungan emosional antar lembaga pendidikan. Banyak hal hal yang nantinya bisa dikembangkan dalam rangka mencerdaskan masyarakat,” kata Abrar.

Menurut dia, Perguruan Thawalib yang kini memasuki usia 110 tahun, tentu memiliki keinginan dalam membangun silaturahmi dengan perguruan tinggi. Langkah seperti ini sebenarnya telah dilakukan oleh para tokoh tokoh Thawalib terdahulu seperti Syekh Abdullah Ahmad, Syekh Abdul Karim Amrullah sampai Buya Zainal Abidin Ahmad dan Buya Mawardi Muhammad.

Para tokoh tokoh Thawalib tersebut, sebagian dari mereka juga menjadi dosen dan terlibat mengajar di perguruan tinggi. “Jadi kami ingin apa yang telah diperlihatkan oleh para tokoh tokoh Thawalib terdahulu dalam membangun silaturahmi, terus kita pupuk dan hidupkan kembali,” ujar Abrar.

Membangun Hubungan

Sementara Ketua Yayasan Thawalib Dr Saiful Amin menambahkan, jika merunut sejarah Perguruan Thawalib, membangun hubungan emosional dengan berbagai perguruan tinggi bukanlah hal baru. Sebab, Thawalib sendiri di era Buya Zainal Abidin Ahmad pernah mendirikan perguruan tinggi di Thawalib. “Jadi dulu Thawalib pernah ada jenjang pendidikan untuk perguruan tinggi di zaman Buya Zainal Abidin Ahmad,” katanya.

Hal lain, para alumni Thawalib juga banyak yang aktif di dunia perguruan tinggi sampai saat ini. Misalnya saja Prof.Dr. Zainul Daulay, SH,MH alumni Thawalib yang pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Hukum Unand Padang. Kemudian ada Hanafi,S,S,M.App,Ling,Ph.D menjabat sebagai Ketua Jurusan Sastra Inggris Unand.

“Kalau untuk perguruan tinggi UIN baik UIN Imam Bonjol dan UIN lainnya banyak sekali alumni Thawalib yang berkiprah bahkan menduduki jabatan. ¬†Yang terbaru yakni Prof.Dr. Hairunnas Rajab diangkat sebagai Rektor UIN Suska Riau, ” kata Saiful Amin.
Dengan banyaknya para alumni Thawalib berkiprah di perguruan tinggi serta lulusan Thawalib juga melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maka membangun hubungan dan silaturahmi dg perguruan tinggi dan lembaga pendidikan lainnya adalah suatu keniscayaan yang harus dilakukan. (*)

Sumber : harianhaluan(dot)com

Leave a Comment